Error 401: apa yang harus dilakukan saat grok-4.20-0309-reasoning gagal
Kode 401 berarti autentikasi gagal: permintaan tidak membawa API Key, atau kuncinya tidak valid, sudah dihapus, atau kedaluwarsa.
401 Unauthorized berarti permintaan tidak membawa kredensial yang valid. Gateway tidak dapat mengenali pemanggil, jadi permintaan tidak pernah sampai ke model upstream. Memeriksa header Authorization dan status key adalah satu-satunya jalan.
grok-4.20-0309-reasoning disediakan oleh xAI. Semua di halaman ini — penyebab, solusi, dan data terukur — disusun dari perilaku runtime nyata model ini di lapisan gateway.
Di gateway ini, pemicu yang paling umum adalah: Header Authorization tidak ada. Tindakan pertama yang disarankan: Kirim header sebagai Authorization: Bearer diikuti kunci Anda.
Penyebab umum
- Header Authorization tidak ada
- Kunci salah ketik atau ada spasi berlebih
- Kunci dihapus atau dinonaktifkan di halaman Token
- Kunci dari platform lain terpakai secara tidak sengaja
Cara mengatasi
- Kirim header sebagai Authorization: Bearer diikuti kunci Anda
- Buat kunci baru di halaman Token
- Pastikan Anda tidak memakai kunci dari layanan lain
- Verifikasi kunci dengan permintaan curl minimal
Contoh percobaan ulang dengan exponential backoff
Kode di bawah mencoba ulang ketika grok-4.20-0309-reasoning mengembalikan 401, maksimal 5 kali, dengan waktu tunggu yang meningkat plus jitter acak agar permintaan paralel tidak mengulang bersamaan. Baca base URL dan API key dari environment variable, jangan hardcode.
import os, time, random
import requests
BASE = os.getenv("OPENAI_BASE_URL") # e.g. https://<your-gateway>/v1
KEY = os.getenv("OPENAI_API_KEY")
MODEL = 'grok-4.20-0309-reasoning'
def chat(messages, retries=5):
"""Retry with exponential backoff + jitter."""
for i in range(retries):
try:
r = requests.post(
BASE + "/chat/completions",
headers={"Authorization": "Bearer " + KEY},
json={"model": MODEL, "messages": messages, "stream": True},
timeout=60,
)
if r.status_code == 429 or r.status_code >= 500:
time.sleep(min(2 ** i + random.uniform(0, 1), 30))
continue
r.raise_for_status()
return r.json()
except requests.exceptions.Timeout:
time.sleep(min(2 ** i + random.uniform(0, 1), 30))
raise RuntimeError("gave up after " + str(retries) + " retries")
print(chat([{"role": "user", "content": "hello"}]))Data penting model ini
| Endpoint API | https://api.airai.cc/v1 |
|---|---|
| Kompatibel OpenAI | OpenAI-compatible |
| Vendor | xAI |
|---|---|
| Konteks | 1M |
| Kemampuan | Reasoning, Tools, Files, Vision |
| Format API | openai, openai-response, openai-response-compact, anthropic, gemini, openai-alpha-search |
| Rumus penagihan | p * 1.25 + cr * 0.2 + c * 2.5) : tier("200k_plus", p * 2.5 + cr * 0.4 + c * 5 |
FAQ
Apakah 401 pulih sendiri atau perlu tindakan manual?
Biasanya bersifat sementara dan pulih sendiri. Tag kapabilitas model ini adalah Reasoning, Tools, Files, Vision. Tentukan dulu apakah ini level akun atau level model; penanganannya benar-benar berbeda.
Berapa lama timeout sebaiknya dipasang?
Variabel sebenarnya di sini adalah konkurensi dan timeout, bukan modelnya. Turunkan konkurensi terlebih dahulu — sebagian besar masalah throughput akan hilang. Model ini memiliki context window 1M dan berasal dari xAI. Konteks 1M berarti input panjang menambah latensi token pertama secara nyata. Ratakan lonjakan dengan batch atau antrean — lebih stabil daripada menaikkan konkurensi mendadak.
Mana yang lebih sering memicu 401: langsung dari frontend atau lewat backend?
Siapkan juga satu model cadangan. Fallback di tingkat arsitektur lebih andal daripada menambal setiap error satu per satu. Model dari xAI ini punya beberapa node upstream yang bisa diganti gateway. Taruh nama model di konfigurasi, sehingga ganti upstream tidak perlu mengubah kode.
Apakah retry perlu menambahkan jitter acak?
Biasanya kode bisnis tidak perlu diubah, cukup atur ritme pemanggilan. Mencoba ulang adalah langkah pertama yang paling efektif. Dengan penagihan p * 1.25 + cr * 0.2 + c * 2.5) : tier("200k_plus", p * 2.5 + cr * 0.4 + c * 5, permintaan yang gagal tidak dihitung dalam penggunaan. Tetapkan batas percobaan ulang ke 3–5 kali dan tambahkan jitter. Gunakan exponential backoff untuk error yang bisa diulang, dan kembalikan error segera untuk sisanya.
Error lain pada model ini
- grok-4.20-0309-reasoning: error 429 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error timeout — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 500 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 502 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 503 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 504 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 403 — penyebab dan solusi
- grok-4.20-0309-reasoning: error 400 — penyebab dan solusi
Model lain dengan error yang sama
- gpt-5
- claude-opus-5
- gemini-2.5-pro
- deepseek-v4-pro
- grok-4.3
- llama-3.3-70b-instruct
- qvq-max
- qwq-32b
- glm-5
- MiniMax-M3
- kimi-k3
- hy3
- doubao-seed-evolving
- mimo-v2.5
- gpt-4o
- claude-opus-4-6
Data diperbarui: 2026-10-10 12:10